Elon Musk Sarankan Gunakan Aplikasi Signal Demi Keamanan Privasi

Alternatif-aplikasi-WhatsApp
Photo: Signal Private (Bloomberg)

Local-Hunter.com - Rancangan aplikasi chatting yang dibuat Elon Musk yaitu Signal mendorong luas masyarakat untuk segera pindah dari aplikasi WhatsApp, sebab beredar kabar keamanan privasi tidak lagi menjadi prinsip oleh perusahaan itu.

Sebelumnya, WhatsApp mengumumkan peraturan kebijakan privasi terbaru yang tertulis bahwa pengguna mengharuskan setuju jika data pengguna akan dialihkan kepada seluruh produk yang dimiliki perusahaan Facebook dan pihak ketiga. Atas permasalahan ini, pengguna aplikasi sontan tidak menyetujui karena alasan keamanan. Elon Musk juga mengecam pemberlakuan kebijakan privasi yang tidak seharusnya terlihat memaksa pengguna untuk menyetujui hal itu.

Elon Musk menyarankan kepada seluruh pengguna WhatsApp untuk menggunakan aplikasi chatting Signal sebagaimana cuitan yang ia buat di akun sosial media Twitter.


Tak berselang lama, postingan Elon Musk kemudian di retweet oleh CEO Twitter, Jack Dorsey. Tindakan retweet dari orang paling berpengaruh di apresiasi oleh Elon Musk. Hal demikian membawa aplikasi Signal dalam lonjakan yang besar sebagai alternatif WhatsApp.

Ini bukan pertama kalinya Elon Musk berdebat dengan Facebook dan WhatsApp terkait keamanan data privasi. Pada tahun 2018, ia menghapus halaman Fanpage pribadinya serta perusahaan Tesla dan SpaceX juga melakukan hal demikian.


WhatsApp memiliki cerita yang begitu kelam, terutama menyangkut keamanan privasi pengguna. Pada tahun 2019, peneliti keamanan menemukan vulnerability yang diberi label CVE-2019-11932 dengan tingkat level yang berbahaya yaitu Remote Code Execution.

Selama bertahun-tahun WhatsApp secara terbuka mengumpulkan informasi pengguna untuk dibagikan kepada perusahaan induk Faceboo, awalnya memang WhatsApp memegang prinsip menjaga keamanan privasi setiap pengguna. Namun, setelah diakuisisi oleh Facebook peraturan kebijakan privasi telah ditambah dan diperluas tujuannya.

Sedangkan aplikasi Signal diklaim yang paling aman dari banyaknya aplikasi chatting populer saat ini. Keamanan enkripsi serta keamanan privasi yang menjadi alasan utama pengguna WhatsApp memilih pindah untuk saat ini.

Keamanan Luar Biasa Aplikasi Signal

Signal merupakan aplikasi chatting yang baru-baru ini menjadi alternatif terbaik bagi pengguna WhatsApp yang ingin segera pindah. Aplikasi ini sudah tersedia di platform Google Play Store dan App Store. Signal dikembangkan oleh Signal Foundation yang bersifat aplikasi berbasis open-source dan saat ini sudah digunakan oleh banyak aktor dunia termasuk Edward Snowden.

Tidak berbeda jauh dengan WhatsApp, Signal juga dapat mengirim teks, gambar, audio maupun video yang sudah dilindungi enkripsi end-to-end. Sebelum memanfaatkan fitur yang ada di dalamnya, pengguna harus memverifikasi nomor telepon sebagaimana kebanyakan aplikasi chatting saat ini. Signal juga bisa melakukan panggilan suara dan video, baik itu satu persatu ataupun dengan grup.

Istilah end-to-end adalah enkripsi yang paling aman untuk dipakai aplikasi perpesanan. Cara kerja enkripsi end-to-end yaitu menjaga pesan yang dikirimkan ke pengguna lain dan kiriman pesan yang dikirimkan hanya bisa terlihat oleh kedua komunikasi tersebut. Hal semacam ini mencegah siapapun untuk membaca pesan sekalipun ia adalah perusahaan operator seluler atau penegak hukum.

Kelebihan yang dimiliki aplikasi Signal adalah perusahaan sama sekali tidak menyimpan data pengguna di jaringan internal mereka selaku pengembang sesungguhnya. Disamping itu, opsional keamanan privasi juga dipasangkan termasuk fitur kunci khusus yang digunakan untuk membuka aplikasi. Keamanan ekstra lain yang akan kamu jumpai adalah teknologi anti-pengawasan yang akan memburamkan wajah dan tambahan fitur pesan yang akan hilang sendirinya.

Sekarang tinggal tentukan bagaimana sikap memerangi terhadap keamanan data privasi yang diumbar ke pihak ketiga, ini adalah langkah yang harus diperhatikan agar data pribadi tidak bocor kemanapun termasuk kepada aktor jahat sekalipun. Untuk mengetahui informasi lengkap yang membahas serangan siber serta berita terkini seputar malware dan ransomware bisa dipantau melalui LocalHunter.

Posting Komentar

0 Komentar