Bitcoin Merosot Lagi, Akankah Kembali ke posisi $30,000?


Local-Hunter.com - Bitcoin hari ini merosot kembali dengan kerugian 10% selama kurun waktu 48 jam, yang mana pasar kapitalisasi Bitcoin juga mengalami penurunan miliaran dollar. Sebelumnya, Bitcoin hanya mampu bertahan di posisi $37,000. Kemudian tak lama turun kembali.

Harga Bitcoin yang diperdagangkan merosot lebih dari 6% pada hari Kamis ke level terendah $32,527, ini merupakan angka paling rendah sejak pertama kalinya di awal Januari 2021. Laporan ini disampaikan langsung oleh situs CoinDesk.

Akhir tahun lalu, Bitcoin mengalami lonjakan pesat dan diteruskan kembali di awal Januari dengan pencapaian nilai tertinggi sepanjang masa, yakni $41,940. Akan tetapi Bitcoin belum mampu menembus angka $43,500 dan pada akhirnya jatuh kembali.

Sementara, Ether sebagai mata uang kripto terbesar kedua setelah Bitcoin merasakan hal yang sama di awal tahun ini. Nilai pasar kapitalisasi juga menurun hampir 10% ini terjadi pada dua hari yang lalu setelah mencoba masuk ke level $1,439 pada hari Selasa, menurut statistik data Coin Metrics.

Tidak hanya Bitcoin dan Ether yang mengalami penurunan, hampir semua nilai pasar mata uang kripto merosot lebih dari $100 miliar dalam kurun waktu 48 jam, yang sebelumnya $1,06 triliun menjadi $949 miliar pada pukul 16:20 WIB.

Sebenarnya Bitcoin sudah mengalami lonjakan yang besar dalam waktu tiga bulan terakhir yang mencapai 150% secara sempurna. Hal ini mendatangkan investor institusi berbondong-bondong beralih ke mata uang digital, contoh saja investor BlackRock yang memiliki nilai aset $7,8 triliun, yang tertarik mempunyai Bitcoin.

Bulls Bitcoin mengatakan alasan utama momentum kenaikan bitcoin selama beberapa bulan terakhir adalah meningkatnya permintaan kelembagaan untuk bitcoin. Investor terkenal seperti Paul Tudor Jones dan Stanley Druckenmiller telah menjadi orang yang percaya bitcoin, sementara beberapa manajer aset mulai menambahkannya ke portofolio mereka.

 Lonjakan luar biasa cryptocurrency juga telah dipicu sebagian oleh narasi bahwa ia menawarkan simpanan nilai yang mirip dengan emas pada saat stimulus ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang dikhawatirkan beberapa investor akan menyebabkan lonjakan inflasi. Namun, para skeptis khawatir bahwa bitcoin hanyalah gelembung pasar lain yang menunggu untuk meledak. Cryptocurrency dikenal dengan volatilitasnya - itu meroket mendekati $20.000 pada akhir 2017 sebelum jatuh pada tahun berikutnya.

Posting Komentar

0 Komentar