JPMorgan: Bitcoin Bisa Melonjak 300%, Tahun Ini Dipastikan Sentuh Rp2 Miliar per BTC

Harga-Bitcoin-Sekarang

Local-Hunter.com - Analis JPMorgan meyakinkan terhadap survey yang ia buat bahwa harga Bitcoin dipastikan akan melonjak hingga 300% di tahun ini seperti yang sudah terjadi di tahun 2020 lalu, tetapi meskipun lonjakan pesat akan terjadi, itu tidak akan berkelanjutan.

"Meskipun kami tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa mania akan berspekulatif saat ini akan menyebar lebih jauh, mendorong harga Bitcoin naik menuju wilayah konsensus antara $50,000 - $100,000. Kami mempercayai bahwa lonjakan pesat itu tidak akan berkelanjutan" tulis JPMorgan.

Rally terpanjang untuk Bitcoin memungkinkan harga Bitcoin mencapai harga tertingginya sekitaran Rp2 miliar per BTC. Harga ini akan dicapai dan membutuhkan setidaknya dalam beberapa tahun kedepan yang nantinya akan bersaing langsung dengan emas.

"Kami sangat percaya bahwa penilaian harga dan latar belakang posisi telah menjadi jauh lebih menantang untuk Bitcoin di awal tahun baru," tambah kutipan JPMorgan.

Perhitungan JPMorgan dalam menganalisis harga Bitcoin berdasarkan dari pasar kapitalisasi dengan nilai $575 miliar dan Bitcoin mau tidak mau harus melonjak pesat menjadi $146,000 atau sekitar Rp2 miliar jika ingin menyamai total investasi sektor swasta terutama emas yang diperdagangkan melalui bursa koin atau emas batangan.

Dari penglihatan analis JPMorgan bahwa ia masih melihat persaingan yang ketat antara Bitcoin dan emas sebagai mata uang alternatif, karena emas digital lebih banyak disukai oleh generasi millenial daripada emas tradisional. Sementara itu, Bitcoin melonjak pesat juga dikarenakan permintaan untuk cryptocurrency yang banyak setiap lini investor.

Sebelumnya, Bitcoin mampu mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa yaitu mencapai $35,000 atau sekitar Rp486 juta pada hari Minggu dan akhirnya kembali merosot 17% di hari Senin. Ini adalah penurunan yang drastis sejak bulan Maret 2020.

Penarikan emas sebagai mata uang alternatif menyiratkan Bitcoin mampu menyamakan harga pasar dengan pasar emas berdasarkan pada institusi yang menjadi nyaman, mengingat volatilitas terkenal dari aset kripto menempati di portfolio mereka. Mungkin nantinya akan terjadi adopsi antar institusi yang disebabkan oleh faktor harga Bitcoin yang kurang stabil.

"Dengan demikian, tidak realistis untuk mengharapkan bahwa alokasi ke Bitcoin akan terjadi dengan cepat. Sebaliknya, investor institusional akan cocok dengan emas tanpa konvergensi dalam volatilitas. Konvergensi antara Bitcoin dan emas dalam volatilitas suatu proses yang membutuhkan jangka panjang multi-tahun," kata JPMorgan.

Fundstrat Tom Lee, analisis yang mengatakan bahwa Bitcoin akan terlihat dengan harga $100,000 yakni perkembangan pesat untuk aset kripto di tahun 2021 karena rally parabola yang serupa dengan kejadian seperti tahun 2017.

Posting Komentar

0 Komentar