Amankah Aplikasi PeduliLindungi? Begini Jawaban Kominfo!

PeduliLindungi-Aman-Dipakai

Baru-baru ini ada isu beredar mengenai ketidakamanan aplikasi PeduliLindungi sebagai tempat memeriksa daftar calon penerima vaksin Covid-19, pasalnya netizen ramai membicarakan sebuah bug yang ditemukan pada endpoint API milik PeduliLindungi.

Penelitian atas temuan bug pertama kali dilaporkan oleh CO-Founder CommonLabs, Muhammad Mustadi. Metode pengujian dilakukan dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP milik Presiden Joko Widodo, kemudian ia melakukan GET dan POST dari endpoint API PeduliLindungi yang sebelumnya sudah ia temukan juga.

Hasil pengujian Mustadi menampilkan bahwa Presiden Joko Widodo tidak terdaftar sebagai calon penerima vaksin Covid-19 yang dikabarkan akan segera dimulai di awal tahun ini. Dalam cuitan di akun sosial media Twitter, ia tidak memastikan kebenaran data NIK tersebut.

Selain pemberitaan PeduliLindungi rentan curi data pribadi, isu baru mulai beredar kembali yang menyatakan aplikasi penerima vaksin Covid-19 rawan menjadi serangan phising dan malware. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) nyatakan secara tegas ini aman untuk digunakan.

Tanggapan bahwa aplikasi PeduliLindungi dianggap tidak aman sudah dipublikasikan melalui Siaran Pers No. 57/HM/KOMINFO/04/2020 oleh Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang memastikan bahwa informasi itu tidak benar.


"Aplikasi PeduliLindungi saat ini sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store untuk versi iOS dan Android dan tidak melalui APK sehingga sangat secure dari phising dan malware. Kemkominfo menghimbau masyarakat tidak ragu untuk menginstall PeduliLindungi, karena provider menggunakan sistem keamanan berlapis." tulis Kemenkominfo melalui situs resminya, Senin (4/1/2021).

Meskipun sudah dianggap aman, masyarakat dihimbau untuk tidak mengunduh aplikasi PeduliLindungi selain di Play Store dan App Store apalagi dari sumber pihak ketiga yang tidak dikenali, karena itu dapat membahayakan data pribadi dan rawan dicuri.

Cara Memeriksa Daftar Penerima Vaksin Covid-19

PeduliLindungi sudah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kominfo No. 171 Tahun 2020 atas dasar penyelenggaraan tracing, tracking maupun fencing melalui infrastruktur, sistem dan aplikasi telekomunikasi serta melengkapi Keputusan Menteri Kominfo No. 159 Tahun 2020.

Pemerintah memanfaatkan aplikasi dan website PeduliLindungi yang dijadikan tempat sebagai pemeriksaan data pribadi WNI terkait bantuan vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan setelah mendapatkan izin dari BPOM.

Berikut cara memeriksa NIK pendaftar penerima vaksinasi Covid-19 dari PeduliLindungi:
  1. Kunjungi situs resmi https://pedulilindungi.id/cek-nik
  2. Silahkan masukkan Nomor NIK Anda
  3. Masukkan kode captcha tepat di bawah Nomor NIK
  4. Klik tombol Selanjutnya
Jika penerima vaksinasi sudah terdaftar, maka nanti akan ada pemberitahuan SMS yang masuk untuk melakukan registrasi ulang secara elektronik melalui aplikasi PeduliLindungi di Play Store dan App Store, Situs Web, dan panggilan telepon melalui *119#.

Lengkapi persyaratan ini untuk mendaftar sebagai calon penerima vaksin Covid-19 PeduliLindungi:
  • Nama Lengkap
  • Nomor Induk Kependudukan
  • Alamat Lengkap
  • Nomor Telepon
  • Tipe NAKES
  • Surat Keterangan dari Kepala FASYANKES
  • Kirimkan melalui email vaksin@pedulilindungi.id.
Selain itu, PeduliLindungi juga menyediakan fitur khusus untuk pengembangan wawasan kesehatan melalui layanan telemedis GrabHealth dan Good Doctor. Masyarakat dapat berkonsultasi jarak jauh melalui kedua layanan kesehatan tersebut.

Posting Komentar

0 Komentar