Situs Tribunnews Diretas, Hacker Ini Tampilkan Pesan Galau di Website

Tribunnews-Diretas-AstarGanz

Tribunnews Diretas - Siapa sangka portal berita nasional yang menyajikan berita terkini dari dalam negeri dan luar negeri diretas hacker. Peretas ini tidak main-main ia langsung mengincar domain utama milik Tribunnews.com dengan mengganti tampilan halaman depan website.

Berdasarkan pantauan, website Tribunnews berhasil diretas pada Sabtu (12/12) pukul 20:10 WIB. Peretas meninggalkan jejaknya dengan tulisan "Hacked by AstarGanz". Uniknya, peretas ini meninggalkan pesan yang terkesan sedang galau berupa kalimat "Aku Menyukai Seseorang Namun Sayangnya Keduluan".

Untuk meramaikan tampilan depan, ia juga menampilkan nama tim beserta temannya. Belum diketahui pasti kerentanan apa yang ia gunakan dalam menjebol keamanan situs Tribunnews. Namun, dugaan sementara banyak yang mengira teknik yang digunakan adalah Social Engineering ataupun Remote DNS Hijacking. Akibat dari insiden ini, domain utama dari Tribunnews tidak bisa diakses sementara.

Tribunnews merupakan salah satu penyedia website berita terkini, nasional, internasional, olahraga, politik, lifestyle, seleb, gadget dan informasi bermanfaat lainnya. Tribunnews sendiri awalnya didirikan pada tahun 1987 oleh unit usaha Kelompok Pers Daerah (Persda) yang diberi nama PT Indopersda Prima Media dan tugas pada saat itu hanyalah membantu koran-koran daerah.

Ditahun 1988 hingga 1994 Kompas Gramedia mengambil alih sejumlah unit usaha surat kabar yang diantaranya yaitu Mingguan Mimbar Swadaya, Surya, Pos Kupang dan Banjarmasin Post. Selanjutnya, unit usaha Persda mulai mengembangkan bisnisnya dengan mendirikan sejumlah koran berita di tiap daerah yang menggunakan merk Tribun. Awal mula nama Tribun diluncurkan pada 2003 yang digunakan oleh Tribun Kaltim disusul oleh Tribun Timur dan daerah-daerah lain di Indonesia.

Melihat aksi dari peretasan situs portal berita, ini sungguh mengejutkan apalagi situs yang diretas ini adalah Tribunnews yang menyajikan informasi berita terkini yang penting dilihat bagi masyarakat Indonesia. Sebenarnya bukan hanya situs portal berita yang menjadi aksi peretasan oleh hacker, melainkan situs pemerintah, sekolah maupun universitas juga sering dibobol.

Sejatinya para hacker ini mempunyai keahlian di bidangnya masing-masing yang cukup dibilang mumpuni apalagi sudah banyak artikel yang memberikan ilmu seputar hacking. Akan tetapi, keahlian yang dimiliki belum sempurna untuk diterapkan dan belum menempatkan pada tempatnya.

Banyaknya aksi peretasan yang dilakukan oleh peretas untuk menargetkan situs pemerintah, berita, sekolah maupun universitas dikarenakan masalah sepele mulai dari tidak diresponnya email mereka, merasa tidak peduli akan hal keamanan situs dan sebagainya. Tak terkecuali jika hacker tersebut sudah galau dan disini uniknya hacker Indonesia meretas situs hanya ingin menyampaikan isi hatinya.

Dengan kejadian dibobolnya situs Tribunnews ini adalah sesuatu pembelajaran bagi kedua belah pihak untuk sama-sama membantu dalam mengamankan situs website di Indonesia agar kedepannya semakin kuat dan kokoh.

Posting Komentar

0 Komentar