7 Daftar Penyedia Iklan Selain Adsense Berpenghasilan Tinggi

Daftar-Iklan-Selain-Adsense-Terbukti-Membayar

Daftar Penyedia Iklan Penghasilan Tertinggi Selain Adsense - Google Adsense adalah media periklanan yang secara langsung dikelola oleh perusahaan raksasa dunia yaitu Google. Jutaan orang yang memiliki situs / blog pribadi pasti akan mencoba mengajukan untuk menjadi partner dari Adsense. Selain pendapatan yang tinggi, media periklanan Adsense menjadi pilihan favorit hingga sekarang sebagai penghasilan utama mereka.

Dengan bayaran yang cukup tinggi, Adsense juga memiliki persyaratan yang dibilang cukup mudah akan tetapi yang lucu dari sistem penerimaan Google Adsense adalah tidak menentu apakah situs tersebut memiliki pengunjung ratusan bahkan ribuan ataupun situs yang baru beberapa hari dibuat, banyak pengguna Blogger yang mengatakan harus ini dan itu akan tetapi sebagian orang membuktikan bahwa perkataan itu semua hanya mitos.

Bisa dibilang saat pengajuan bergabung dengan media partner Google Adsense adalah sebuah keberuntungan dari masing-masing pihak. Ada yang menceritakan situs blog yang baru dibuat seminggu lalu artikelnya hasil copasan namun diterima, ada juga situs sudah enam bulan lebih baru diterima dan banyak cerita lainnya yang unik.

Jika kamu salah satu diantara cerita diatas maka tak perlu pusing, karena sudah ada banyak pesaing dari Google Adsense dengan berpenghasilan cukup tinggi dan menghasilkan. Tidak semua yang memiliki website hanya terpaku kepada media periklanan milik Google, sebut saja Portal Berita Tribunnews dan Kompas, yang memiliki jaringan iklan cukup banyak. 

Ada ratusan media periklanan yang menghasilkan uang secara online dengan bayaran tinggi selain Adsense, akan tetapi yang akan diulas adalah yang benar-benar membayar dan aman bagi seluruh pengelola sebuah website.

Mendapatkan Penghasilan Selain Adsense

Google Adsense menjadi patokan bagi komunitas-komunitas, perorangan, atau portal berita yang ingin mendapatkan penghasilan dengan bayaran tinggi dengan cara yang aman. Adsense sangat konsisten sekali dalam membayar para partner yang sudah bergabung setelah ambang batas pembayaran di akun dashboard mereka.

Jika ingin mengajukan dan bergabung dengan Google Adsense, maka ada hal yang harus kamu ikuti dan perhatikan dengan seksama, yaitu persyaratan. Berikut persyaratan bagi yang ingin mengajukan iklan Adsense.
  • Adsense melarang keras konten berbau ilegal dan melanggar hukum setempat.
  • Penyalahgunaan kekayaan intelektual, seperti hak cipta dan menjual produk palsu.
  • Adsense melarang tindakan membuat konten seputar hewan satwa spesies langka / terancam punah.
  • Dilarang membuat konten menghina dan berbahaya, seperti menghasut, melecehkan, provokasi, dan pemerasan.
  • Dilarang membuat konten seputar peretasan / pembobolan yang merujuk kepada akses tidak sah.
  • Dilarang melakukan unggahan produk yang berbentuk spyware sebagai alat untuk melacak orang lain.
  • Dilarang membuat konten menyesatkan, seperti "Cara cepat kaya", terlibat dalam kegiatan phising, menggunakan brand orang lain untuk menipu.
  • Dilarang membuat situs blog dengan kategori konten seksual, dan masih banyak lagi.
Persyaratan yang sudah tertera diatas mudah untuk dilewati jika benar-benar ingin menyajikan konten berkualitas, akan tetapi ini benar-benar mengandalkan keberuntungan dan semangat tanpa putus asa untuk terus mengajukan meskipun selalu ditolak oleh mereka.

So pasti pertama diterima Adsense akan merasa puas dan bangga telah berhasil melewati persyaratan dan menunggu review. Namun, kesenangan itu belum tentu terus berkelanjutan sebab platform Blogger sangat rentan sekali dengan namanya serangan jingling. Serangan ini begitu menakutkan bagi kalangan Blogger pemula karena hasil dari serangan itulah yang dapat membuat akun Adsense ditangguhkan bahkan dibanned. Parahnya lagi ada orang iseng dibalik serangan itu. Sedih bukan?

Nah, oleh karena itu banyak pengguna platform Blogger yang mencari alternatif selain Adsense sebagai penghasilan cadangan tentunya. Sebelum ke pembahasan utama dari artikel ini, kita bahas dulu yu apakah aman akun Adsense digabungkan dengan akun penyedia iklan pihak ketiga. Ikuti selengkapnya!

Amankah Memasang Kode Iklan Selain Adsense?

Aman. Google Adsense dapat digabungkan dengan penyedia iklan online dari berbagai sumber dengan catatan situs penyedia iklan itu harus aman dari malware, virus dan ransom yang berbahaya. Jika kamu tetap memaksakan memasang meskipun penghasilan tersebut tinggi tidak menutup kemungkinan akun Adsense akan di banned karena alasan tertentu.

Perlu diperhatikan, Google Adsense sama sekali tidak melarang penyeda iklan online yang digunakan dalam satu situs web sekaligus selagi situs tersebut telah memenuhi kebijakan dan persyaratan yang sudah tertera diatas. Berikut tips aman menghindari akun Adsense ditangguhkan atau dibanned ketika memasang iklan pihak ketiga.
  • Patuhi kebijakan konten Adsense.
  • Pastikan sumber traffik original selalu stabil.
  • Menambahkan informasi lengkap tentang menu navigasi.
  • Hindari menempatkan iklan Adsense di tombol download, menu drop-down, tombol mulai yang membingungkan dan menyebabkan klik yang tidak disengaja.
  • Hindari animasi mencuri perhatian pengunjung seperti tanda panah yang mengarah ke iklan.
  • Hindari menempatkan iklan pada bahasa yang dilarang, seperti silahkan klik link ini, kontribusi dengan klik iklan, bantu situs web terus berjalan, klik iklan dan sejenisnya.
  • Hindari melakukan pemformatan konten agar mirip dengan iklan di situs.
  • Hindari kode HTML yang dapat memuat ulang iklan secara otomatis
Sudah mendapatkan tips aman untuk memasang iklan online mari saatnya ke pembahasan utama, yakni daftar penyedia iklan online dengan penghasilan tinggi.

Daftar Alternatif Penyedia Iklan Selain Adsense Terbaik Dijamin Membayar

Nahh kali ini kami sudah merangkum dari ratusan jaringan periklanan online dan memilih yang terbaik dan dipastikan akan membayar untuk publisher. Berikut daftar penyedia iklan online alternatif selain Adsense berpenghasilan tinggi.

1. Propeller Ads

Propeller Ads adalah jaringan iklan berbasis CPM yang sudah didirikan sejak 2011 untuk menyatukan antara penerbit dan pengiklan dalam ekosistem pemasaran yang lengkap. Perusahaan periklanan ini telah menargetkan jangkauan lalu lintas audiens bulanan hingga 1 miliar dan ribuan kampanye iklan diluncurkan setiap harinya.

Propeller Ads sama halnya seperti iklan Adsense yang hanya akan menampilkan iklan yang relevan karena seluruh iklan yang disediakan oleh mereka sudah difilter berdasarkan kategori situs yang di daftarkan. Untuk mendaftarkan situs ke Propeller Ads tidak sesusah Adsense dijamin sangat cepat saat review pengajuan. Inilah sebabnya Propeller Ads menjadi pilihan terbaik sebagai alternatif selain Adsense.

Jenis format iklan yang digunakan oleh Propeller Ads diantara lain yaitu Multi-Tag, In-Page Push, Push Notification, Onclick (PopUnder), Interstitial, dan Direct Link. Namun untuk menggunakan iklan In-Page Push mengharuskan situs web berada di peringkat 500.000 di Alexa.

Kelebihan Propellers Ads:
  • Tidak memiliki persyaratan tertentu dan mudah di approve.
  • Jenis format periklanan yang bervariasi.
  • Bisa mendaftarkan banyak situs web dengan satu akun saja.
  • Tersedia lima pembayaran berbeda, seperti PayPal, QIWI EUR, Skrill EUR, Webmoney dan Yandex Money.
  • Minimum pencairan dana hanya $5 untuk pembayaran PayPal.
  • Memiliki sistem refferal yang menguntungkan
Kekurangan Propeller Ads:
  • Iklan pop-under tidak direkomendasikan untuk dipasang dan digabungkan dengan akun Adsense sebab itu mengganggu kenyamanan dan meminimalisir terjadi permasalah pada Adsense.
  • Persyaratan iklan In-Page Push setidaknya memiliki peringkat 500.000 teratas di Alexa.
  • Pendapatan kecil jika situs web menggunakan bahasa selain Inggris.

2. MediaNet

Kompetitor terbesar sekaligus alternatif dari iklan Adsense adalah MediaNet. Perusahaan periklanan online terkemuka ini menggabungkan antara Yahoo dan Bing menjadi satu wadah jaringan iklan terbesar setelah Adsense.

Teknologi periklanan yang canggih dan cukup lengkap menjadi salah satu alternatif dari Adsense, apalagi iklan yang disediakan juga mirip sekali dengan Adsense seperti native-ads, search ads, display ads,  products ads dan masih banyak lagi.

Berbanding dengan kompetitor lain, MediaNet sangat cepat sekali dalam pengajuan para publishernya karena seluruh tim yang dimiliki sangat tanggap dan merespon dengan baik. Iklan yang akan ditampilkan akan serupa dengan konten yang kamu buat. Jadi, tak perlu khawatir soal kecocokan antara iklan dan konten artikel.

Kelebihan MediaNet:
  • Kompetitor terbesar dan terkemuka selain Adsense yang dijamin menguntungkan penghasilan.
  • 87,5 miliar tayangan iklan bergambar untuk menghasilkan volume penghasilan tinggi.
  • Kualitas lalu lintas periklanan online yang cukup stabil.
  • Memiliki varian format iklan, seperti native, pencarian, kontekstual, dan video.
  • Menampilkan iklan yang relevan dengan konten.
Kekurangan MediaNet:
  • Belum terkenal di Indonesia dan penerbit iklan berbahasa Indonesia mungkin sedikit.
  • Traffik tayangan iklan yang dihasilkan rata-rata berhasil dari Amerika, Kanada dan Eropa.
  • Menunggu review pengajuan selama 1-2 hari alias tidak instant.

3. Taboola

Perusahaan jaringan periklanan yang satu ini menjadi alternatif terbaik selain Adsense untuk mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi. Untuk pilihan yang satu ini memiliki tampilan iklan yang serupa dengan Adsense terutama pada iklan feed dan videonya. Untuk mengajukan situs web dan bergabung bersama Taboola juga cukup mudah hanya beberapa hari sudah diterima.

Lebih dari 10.000 properti digital sudah bergabung dengan Taboola untuk mendapatkan audiens baru serta meningkatkan interaksi dan pendapatan yang tinggi. Agar pendapatan semakin tinggi publisher juga mengimbanginya dengan membuat konten berkualitas dan bermanfaat untuk semua orang.

Kelebihan Taboola:
  • Semakin berkualitas konten yang dipublikasikan semakin tinggi juga pendapatan yang dihasilkan.
  • Laporan penghasilan yang real-time dan modern
  • Pembayaran dengan Payooner tanpa dikenakan biaya fee.
  • Tiga unit iklan andalan yang dimiliki yaitu Taboola Feed, Taboola Video dan Taboola Widgets
Kekurangan Taboola:
  • Hanya digunakan untuk situs dengan traffik tinggi.
  • Kurang cocok bagi pengguna Blogger.
  • Review pengajuan selama 1-5 hari sesuai jam kerja.

4. Adsterra

Adsterra merupakan jaringan periklanan online yang menjadi pesaing utama dari Propeller Ads dan bisa juga untuk mencari alternatif selain Adsense guna mencari penghasilan tambahan setiap bulannya. Lebih dari 12.000 penerbit iklan sudah bergabung untuk membayar penayang yang memiliki situs web dengan tingkatan traffik rendah sampai tinggi sekalipun.

Tidak ada persyaratan khusus untuk mendaftar berbagai tema situs juga akan diterima termasuk situs donwload, situs film situs, blog atau apapun itu. Hanya membutuhkan 10 menit pasti langsung diterima dan siap menampilkan iklan pop-under, social bar, web push, native ads, pre-roll video, dan banners.

Kelebihan Adsterra:
  • Semua situs akan diterima dengan cepat.
  • Iklan yang ditampilkan dipastikan aman dari malware berbahaya.
  • Satu akun Adsterra dapat menambahkan beberapa situs web sekaligus.
  • Enam metode pembayaran variasi dimulai dari PayPal, Bitcoin, Paxum, WebMoney, Wire Transfer dan Tether.
  • Minimum penarikan dana $5 untuk WebMoney dan Paxum.
Kekurangan Adsterra:
  • Tidak disarankan untuk dipasang di situs blog pribadi dengan iklan pop-under
  • Tidak cocok bagi publisher yang memiliki traffik rendah
  • Minimum penarikan dana $100 untuk PayPal, Bitcoin dan Tether.

5. RevContent

RevContent salah satu alternatif lain untuk Adsense yang mesti kamu coba. Jaringan periklanan online telah terbukti membantu engagement naik secara pesat, mereka sangat yakin untuk memberikan tambahan penghasilan kepada publisher, karena media penerbit iklan yang dimiliki juga sangat banyak termasuk brand terkenal di dunia.

Keunggulan periklanan yang diterbitkan RevContent adalah data iklan sama sekali tidak terpatok kepada cookie melainkan kinerja dari penerbit iklan itu sendiri. Selain itu, iklan yang ditampilkan juga sangat ringan hanya 10% dari keseluruhan konten yang dibuat oleh publisher, artinya RevContent hanya ingin membuat kenyamanan kepada artikel.

Kelebihan RevContent:
  • Iklan yang dijamin super ringan.
  • Iklan modern dalam bentuk native sponsored, email/newsletter, Google AMP, dan video.
  • Tampilan iklan menyerupai konten, alhasil meningkatkan pendapatan yang tinggi.
Kekurangan RevContent:
  • Customer care yang lambat dalam merespon publisher
  • Tidak disarankan bagi Blogger dengan traffik rendah

6. MGID

Siapa yang tak kenal perusahaan jaringan periklanan terbesar satu ini, MGID. Perusahaan terkemuka MGID telah memiliki ribuan penerbit iklan dari belahan dunia yang siap membayar tinggi kepada publisher oleh sebab itu pihaknya akan membayar sesuai kualitas traffik web dan kualitas konten yang dibuatnya.

Iklan yang ditawarkan juga sangat beragam mulai dari penempatan iklan di sidebar, bawah artikel,  dalam artikel, header dan ke semua tempat yang cocok untuk dipasangi iklan MGID. Ada banyak sekali kategori konten iklan yang akan ditampilkan kepada pengunjung, termasuk otomotif, bisnis finansial, berita internasional, olahraga, teknologi komputing, video gaming dan masih banyak lagi.

Pendaftaran yang mudah dengan persyaratan minimal pengunjung yang dimiliki setidaknya 3.000 per hari dengan jumlah yang selalu stabil. Sementara itu, untuk melakukan pencairan dana kamu dapat memilih empat pembayaran berberda, diantaranya PayPal, Tipalti, Payooner, WebMoney dan Wire Transfer.

Kelebihan MGID:
  • Jumlah kategori iklan yang disediakan cukup banyak.
  • Jaringan penerbit iklan menjangkau seluruh kawasan Asia, Eropa dan Amerika untuk memaksimalkan pendapatan publisher.
  • Penempatan iklan seperti Adsense tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung
  • Dapat dipasang untuk Blogger dan WordPress.
Kekurangan MGID:
  • Minimal traffik yang ingin mendaftar sekitar 3.000 visitor per hari
  • Minimum pencairan dana $100 untuk empat pembayaran berbeda kecuali WebMoney.
  • Traffik rendah penghasilanpun juga rendah

7. PopAds

PopAds adalah jaringan periklanan yang paling populer hingga saat ini dan patut dijadikan alternatif penghasilan selain Adsense, karena situs web yang satu ini sudah berdiri sejak lama dan masih eksis digunakan sebagian kalangan Blogger untuk mencari tambahan uang secara online.

PopAds juga memilik iklan yang hampir serupa dengan Propeller Ads dan Adsterra yaitu iklan pop-up. Jaringan iklan seperti ini sangat direkomendasikan bagi situs web download musik ataupun film karena pasti jumlah traffik yang didapat akan tinggi dan PopAds akan membayar tinggi juga. 

Kelebihan PopAds:
  • Varian iklan yang cukup banyak.
  • Lebih direkomendasikan kepada situs download untuk meningkatkan hasil pendapatan.
  • Minimum pencairan dana $5 setiap harinya jika traffik memadai.
  • Menjangkau lebih dari 40 negara di kawasan Asia, Eropa dan Amerika.
Kekurangan PopAds:
  • Tidak disarankan untuk dipasang berbarengan dengan Adsense.
  • Iklan tidak relevan dengan isi konten
  • Iklan pop-up yang cenderung mengganggu kenyamanan pengunjung.

Kesimpulan

Tidak seharusnya kamu berpatok kepada Adsense apalagi yang sudah pernah dikecewakan oleh mereka karena ditolak dengan alasan tertentu yang membuat kepala puyeng dan hampir putuh asa. Akan tetapi lebih baiknya terus berjuang memperbaiki kekurangan yang ada pada Blog dan sering-seringlah meminta bantuan kepada komunitas dan tanyakan saja apa yang dapat ditambahkan untuk mengurangi kekurangan tersebut. Demikian informasi tentang Daftar Penyedia Iklan Terbaik Alternatif Selain Adsense yang dapat dicoba ketika penghasilan dirasa kurang puas.