Waspada! Modus Penipu Mencuri Data Pribadi Melalui Marketplace

Waspada! Modus Penipu Mencuri Data Pribadi Melalui Marketplace


Marketplace kerap kali menjadi tempat penipu untuk beraksi mengecoh para korban dengan menyamar sebagai calon pembeli guna mendapatkan data pribadi beserta nomor telepon.

Tepat tanggal 17 Oktober lalu seorang pelaku menyamar sebagai calon pembeli di sebuah platform marketplace OLX. Kisah ini terjadi pada pengguna Twitter bernama Rega A yang membagikan pengalaman pahit di akun sosial media miliknya.

Awal mula kejadian itu ia ingin menjual mesin motor sekitar pukul 02:00 WIB tak disangka setelah unggahan tersebut ternyata ada seseorang yang menghubunginya melalui kontak WhatsApp yang sudah tercantum di akun OLX sebagai sarana komunikasi nantinya.

"Komunikasinya melalui WhatsApp, bukan di OLX dan saya juga memintanya untuk menghubungi melalui WhatsApp." ujar Rega A.

Seperti calon pembeli pada umumnya yang melakukan negoisasi dengan barang yang ia jual namun pelaku menyangkal bahwa barang yang dijual Rega terlalu mahal. Agar komunikasi saling percaya satu sama lain, maka pelaku mengirimkan foto KTP dan selfie sambil memegang kartu KTP.

Setelah pelaku mengirimkan data tersebut, ia meminta Rega melakukan hal yang sama yaitu mengirimkan foto KTP sembari selfie. Tanpa memikirkan hal lain, Rega pun melakukan perintah tersebut.

"Agar percaya satu sama lain, dia ngirim KTP dan selfie tapi dia juga minta gue ngelakuin hal serupa." ujar Rega, melalui statusnya.

Tak hanya foto KTP saja yang dikirimkan melainkan termasuk foto barang dan kartu ATM miliknya. Namun siapa sangka bukannya mengirim sejumlah uang melainkan meminta kode OTP yang dikirimkan oleh pelaku sehabis mendapatkan nomor telepon tersebut.

Disaat sedang panggilan, Rega mengaku bahwa pelaku meminta kode OTP yang telah dikirimkan melalui SMS dengan angka 6 digit dan dari hal tersebut ia sadar bahwa pelaku berupaya berniat melakukan penipuan.

Merasa ingin ditipu, Rega terlibat adu cekcok dengan pelaku. Penipu tersebut juga mengancam data pribadi milik Rega jika tidak mengirimkan kode OTP yang sudah dikirimkan melalui SMS. Disaat sudah berhasil mendapatkan data pribadi milik Rega ia mengaku bahwa KTP yang tadi dikirimkan bukanlah miliknya melainkan punya orang lain.

sumber: Rega A.

Pelaku juga mengatakan bahwa data yang sudah didapat dari Rega A untuk melakukan transaksi di berbagai tempat hingga pinjaman online dan bersiap-siap dijebloskan penjara atas kasus tersebut.

Setelah mengakhiri percakapan tersebut, Rega A langsung melaporkan insiden penipuan online ke Polsek Jakarta Selatan. Namun polisi enggan menerima laporannya sebab tidak ada kerugian materi. Akan tetapi polisi meminta sejumlah screenshot percakapan untuk dicetak sebagai bentuk berjaga-jaga jika terjadi hal yang tidak di inginkan.

Rega berharap kepada seluruh warganet untuk selalu berhati-hati dalam melakukan transaksi jual-beli di marketplace maupun ditempat lainnya selain itu ia juga berpesan untuk tidak sembarang menyebarkan data pribadi ke orang yang tidak dikenal.


Anda mungkin menyukai postingan ini