Definisi dan Perbedaan Internet dan Intranet, Ulasan Lengkap!

perbedaan-internet-intranet-ulasan-lengkap

Pasti kalian sudah mendengar istilah dari Internet dan Intranet. Namun, keduanya memiliki makna dan tujuan yang berbeda. Tidak sedikit orang yang belum memahami pengertian dari Intranet dan kemungkinan besar hanya mengetahui penjelasan dari Internet. Untuk mengupasnya kali ini kita akan membahas keduanya secara lengkap. Yu, simak penjelasannya di bawah ini!

Sejarah Singkat Internet

Internet (Interconnection Network) pertama kali dibuat oleh Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969. Proyek yang dikembangkan oleh ARPA sering disebut dengan ARPANET. Arpanet sendiri adalah jaringan sambungan paket jangkauan luas pertama yang menerapkan protocl TCP/IP. Gagasan ide dari proyek ARPANET pertama kali disampaikan oleh Bob Taylor dan J.C.R Licklider pada tahun 1966 yang memungkinkan akses jaringan komputer jarak jauh.

Setelah itu ARPA memberikan kontrak kepada perusahaan Bolt Beranek dan Newman guna mengembangkan jaringan protocol pertama. Roberts, Dr. Lawrence G. melibatkan Leonard Kleinrock insinyur sekaligus ilmuwan Amerika Serikat, orang lain menyebutnya sebagai Bapak Internet untuk mengembangkan metode matematika dan menganalisis teknologi paket jaringan.

Pada bulan April 1967, Roberts, Dr. Lawrence G. merencanakan sesi desain standar teknis yang membahas seputar standarisasi awal untuk identifikasi dan autentikasi pengguna, transmisi karakteristik dan prosedur pengecekan kesalahan. Selain itu, Roberst juga memberi ide bahwa semua komputer mainframe akan terhubung satu sama lain secara langsung. Tak hanya itu, Wesley Clark juga turut membantu memberikan saran untuk membuat komputer mini yang berfungsi sebagai antarmuka membuat jaringan sambungan pesan dan saran penamaan kompter mini itu disebut dengan Interface Messages Processors (IMP).

Komputer mini (IMP) pertama kali dibuat oleh BBN Technologies dengan menggunakan versi rugged computer dari produsen komputer Honeywell. Konfigurasi pada saat itu hanya 24KB dengan memori inti magnetik yang sudah diperluas serta tambahan unit akses Direct Multiplex Control (DMC) 16 saluran. IMP saat itu sudah mendukung empat lokal host dan sudah bisa melakukan komunikasi jarak jauh melalui saluran telepon. Jaringan pertama kali pada saat itu menghubungkan satu perangkat komputer di Utan dan tiga komputer lainnya di California.

Berdasarkan informasi Wikipedia, empat host IMP pertama kali dibuat, yakni komputer host SDS Sigma 7 milik Universitas California, SDS 940 yang mengoperasikan NLS dengan sistem Genie milik Standford Research Institute, IBM 360/75 dengan mesin OS/MVT milik Universitas California dan DEC PDP-10 dengan sistem operasi TENEX milik Universitas Utah.

Namun, proyek ARPANET resmi ditutup pada tahun 1990 dan barulah NSFNet diperkenalkan pada publik.

Pengertian Internet

Internet menggunakan jaringan Transmission Control Protocl (TCP) atau Internet Protocol (IP) sebagai standarisasi jaringan global. Internet memiliki jangkauan sangat luas, bersifat umum dan siapapun dapat terhubung melalui jaringan LAN, WAN dan MAN.

Agar dapat menggunakan Internet maka harus ada perangkat yang di konfigurasikan, seperti router, firewall, komputer server, komputer client dan lainnya guna berkomunikasi dan saling terhubung satu sama lain.

Jika kamu seorang pelajar jurusan Teknik Komputer Jaringan ataupun Rekayasa Perangkat Lunak maka tidak asing lagi dengan  OSI Layer. Yaps, Internet Protocol (IP) ini termasuk layer 3 yang disebut Network Layer. Berfungi sebagai mendefinisikan alamat-alamat IP Address serta membuat paket jaringan yang disalurkan melalui komunikasi digital dengan menggunakan router dan switch.

Berikut adalah jenis-jenis protocol berdasarkan keyword:
  1. Internet Protocol (IP)
  2. Internet Control Messages Protocol (ICMP)
  3. Internet Group Messages Protocol (IGMP)
  4. Gateway-to-Gateway Protocol (GGP)
  5. Internet Protocol versi 4 (IPv4)
  6. Transmission Control Protocol (TCP)
  7. Exterior Gateway Protocol (EGP)
  8. PARC Universal Packet Protocol (PUP)
  9. User Datagram Protocol (UDP)
  10. Host Monitoring Protocol (HMP)
  11. Packet Radio Measurenment (PRM)
  12. Reliable Datagram Protocol (RDP)
  13. Internet Protocol versi 6 (IPv6)
  14. ISO Transport Protocol versi 4 (ISO-TP4)
  15. Generic Routing Encapsulation (GRE)
  16. IP Security Encapsulating Security Payload (IPSec ESP)
  17. IP Security Authentication Header (IPSec AH)
  18. Internet Packet Core Utility (IPCV)
  19. Packet Video Protocol (PVP)
  20. WIDEBAND Monitoring (WB-MON)
Informasi lengkap mengenai Protocol Internet : Klik Disini

Meskipun jangkauan yang terhubung sangat luas, ia tidak bisa mengakses sembarangan informasi sensitif data pribadi seseorang ataupun milik perusahaan dan disinilah Intranet bekerja untuk membatasi siapa saja yang di izinkan masuk dan mengakses segala hal di dalamnya.

Pengertian Intranet

Intranet merupakan jaringan telekomunikasi bersifat private dengan mengunakan protocol TCP/IP. Akses intranet sangat dibatasi dan tidak semua orang dapat masuk ke dalamnya dan biasanya kebutuhan intranet seringkali digunakan untuk membagikan informasi rahasia dari perusahaan / universitas / pemerintah tersebut.

Komponen intranet sama seperti halnya dengan internet, yakni menggunakan protocol TCP/IP, client, server dan beberapa tambahan protocol untuk berbagi file dan aktifitas sejenisnya, diantaranya FTP, SMTP, dan POP3.

Karena bersifat rahasia dan di dalamnya terdapat hal-hal sensitif, peretas seringkali mencari segala cara untuk membobol jaringan server dan mencuri data-data rahasia yang kemudian di jual-belikan di forum. Namun, untuk mencegah serangan tersebut, pihak yang menyimpan data penting akan memasang firewall dan memfilter dan biasanya yang di filter berdasarkan ip lokal saja yang boleh masuk ke dalam intranet.

Perbedaan Internet dan Intranet

Dari penjelasan singkat diatas, tentu kamu sudah memahami apa perbedaan antara internet dan intranet berdasarkan definisi dan tujuan penggunaan. Jika belum, berikut rangkuman ringkas tentang perbedaan internet dan intranet.

Internet :

  1. Jaringan luas tidak dibatasi oleh firewall.
  2. Informasi yang diberikan bersifat publik
  3. Aksesbilitas siapa saja bisa menelusurinya.
  4. Lalu lintas jaringan internet tidak terbatas.
  5. Internet gudangnya segala macam informasi.

Intranet :

  1. Jaringan internet bersifat rahasia dan dibatasi.
  2. Lalu lintas pengguna hanya segelintir orang saja yang memiliki akses intranet.
  3. Informasi yang diberikan hanya orang yang sudah mendapatkan akses intranet.
  4. Sisi keamanan, intranet relatif aman dari gangguan luar.
  5. Membagikan informasi rahasia hanya orang tertentu.

Posting Komentar

0 Komentar