Lazada Diretas, Data Pengguna 1,1 Juta Dikabarkan Bocor

Lazada Diretas, Data Pengguna 1,1 Juta Dikabarkan Bocor

lazada-diretas-data-bocor

Lazada Singapore mengklaim kebenaran tentang peretasan yang terjadi pada tanggal 30 Oktober 2020 yang mengatakan terdapat pihak yang mengakses secara ilegal kedalam database milik mereka dan sebanyak 1,1 Juta data pengguna dikabarkan bocor.

Kemungkinan besar sindikat peretas berhasil mengambil data pengguna seperti alamat email, nomor telepon, nama lengkap, password hingga kabarnya sebagian kartu kredit berhasil didapatkan juga. Menurut laman Reuters, kejadian peretasan Lazada Singapore merupakan insiden keamanan siber terbesar dalam negara yang memiliki penduduk 5,7 Juta itu.

Pihak Alibaba sebagai induk perusahaan e-Commerce juga menjelaskan bahwa informasi data pengguna Lazada Singapore yang bocor didapat dari pihak ketiga yaitu RedMart dan sudah lebih dari 1 tahun sudah tidak digunakan kembali.

Selain itu pihak Lazada juga mengatakan bahwa database untuk wilayah Asia Tenggara termasuk Indonesia masih aman dan sama sekali tidak berpengaruh. Ditambah lagi seluruh akses tidak sah sudah diblokir sebagai bentuk mencegah serangan tersebut terjadi lagi.

Demi menjaga keamanan akun masing-masing pengguna, Lazada memperingatkan untuk mengganti password dengan kombinasi huruf, angka dan simbol.

Anda mungkin menyukai postingan ini