Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Digugat 100 Miliar Terkait Pembobolan Rekening Milik Ilham Bintang

Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank Digugat 100 Miliar Terkait Pembobolan Rekening Milik Ilham Bintang

Ilham Bintang seorang wartawan senior mengaku rekening dan SIM pribadi miliknya telah dibobol. Akibat setelah kejadian pembobolan tersebut, Ilham Bintang langsung melaporkan dua korporasi perusahaan Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank ke Pengadilan Negeri.

Dalam melaporkan gugatan terkait pembobolan rekening dan SIM pribadi, Ilham Bintang didampingi oleh tiga orang sebagai tim penasehat hukum diantara lain Ryan Dwianto, SH, Gabril Mahal, SH dan Wina Armada, SH.

Ilham Bintang juga mengatakan bahwa kerugian dari segi materil dan inmateril ditaksir mencapai 100 Miliar kepada dua perusahaan korporasi Indosat Ooredoo dan Commonwealth Bank.

Selain kerugian yang dijelaskan, Ilham Bintang juga sedikit menyinggung tentang keadilan terkait pembobolan rekening tersebut, ia meminta tidak hanya sindikat pembobolan bank yang diadili namun perusahaan besar harus menjalankan hukum yang sama karena tidak memiliki tanggung jawab.

Pada tanggal 24 Oktober 2020, sindikat pembobol rekening dan SIM milik Ilham Bintang dijatuhi hukuman pidana 2-4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Meskipun para pelaku berhasil ditangkap dan dijatuhi hukuman tampaknya belum memiliki dampak yang berpengaruh bagi pelaku lainnya diluaran sana untuk memberikan suatu jera bagi pembobol rekening dan SIM.

Tidak hanya Ilham Bintang, kasus serupa juga sering dijumpai dengan teknik yang sama pula yaitu pelaku sindikat biasanya mendatangi kantor dari provider dengan berbagai alasan agar bisa mendapatkan nomor dari korban yang di incar tersebut. 

Maraknya kasus pembajakan simcard memang patut diwaspadai karena teknik yang digunakan cukup pintar untuk mengecoh karyawan provider simcard dari korban. Pelaku sindikat pembobolan bank menggunakan kode otp untuk akses ke akun mbanking dan melakukan transferan ke berbagai akun.

Dengan adanya kasus gugatan kebocoran data, Ilham Bintang sangat berharap atas kejadian ini sebagai momentum yang paling relevan bagi para provider simcard maupun pihak bank untuk lebih mengamankan data pengguna konsumen yang lebih terjamin dari kejahatan siber.

Awal kejadian dari pembobolan akun bank milik Ilham Bintang yaitu sempat mengalami gangguan jaringan smartphonenya selama beberapa hari hingga awal liburannya di Australia. Ketika ia ingin mengambil sejumlah uang di ATM sempat terkejut karena tabungannya di Commonwealth Bank raup digondol sindikat pembobol bank dengan total 94 transaksi.

Setelah mengetahui insiden hal itu secara cepat ia langsung melaporkan atas kejadian pembobolan akun bank di kantor Commonwealth Bank setempat.

Berkat tulisan yang ia buat melalui platform Facebook ramai orang menyebarkan insiden tersebut dan akhirnya media berita membuatkan berita terkait pembobolan yang juga dijuluki sebagai jurnalis infotainment. 4 bulan kemudia proses laporan ini berhasil ditangani oleh pihak kepolisian dan Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

Anda mungkin menyukai postingan ini