Widget HTML Atas

Perbedaan Bug Hunter dan Hacker, Siapa yang Paling Berpengaruh ?

Saat ini dunia IT memang sangat ramai dibicarakan mungkin seseorang sudah tertarik dengan berbagai macam suguhan berbagai artikel yang membahas seputar IT misalnya yang akan kita bahas disini yaitu bug hunter dan hacker.

Butuh perjalanan panjang untuk benar-benar memahami dari kedua profesi ini, sebab ada banyak sekali macam-macam teknik yang harus dimengerti dan juga banyak sekali tools yang nantinya akan digunakan sebagai penetrasi testing. 

Bug hunter dan hacker umumnya juga melakukan penetrasi testing ke sebuah website / mobile apps dengan tujuan mengamankan sebuah sistem. Nah untuk membahas perbedaan bug hunter dan hacker mari simak artikel ini yaaa.

Baca Juga: Perbedaan Bug Hunter dan Bug Bounty

Bug Hunter 

Perlu kamu ketahui, awal dari sebutan bug hunter sebenarnya adalah Hunter & Ready sebagai tujuan untuk seseorang yang mengikuti program bug bounty di tahun 1983. Profesi ini bukan sembarang asal menebak sebuah kerentanan yang ada di website, perangkat lunak ataupun perangkat mobile.

Jika dilihat dari kata "Bug Hunter" jika diartikan lebih mendalam yaitu profesi seseorang / sekelompok yang mencari sebuah kerentanan dengan tujuan mendapatkan keuntungan atas penemuan celah kerentanan baik berupa SQL Injection, Remote Code Execution, Local File Inclusion dan berbagai macam kerentanan lainnya.

Dengan tujuan hanya untuk mengikuti program bug bounty maka sebuah perusahaan akan merasa amandan diuntungkan dengan adanya bug hunter sebagai antisipasi dan mencegah terjadi pembobolan yang sering terjadi saat-saat ini.

Mengapa perusahaan membuka program bug bounty? Program yang mereka buat tidak sepenuhnya sempurna dan aman dari kerentanan. Sekalipun karyawannya mencapai ribuan butuh waktu lama untuk melakukan uji penetrasi testing pada program tersebut karena mereka hanya berfokus memperbarui sistem yang mereka miliki.

Kesimpulan yang bisa dijelaskan disini adalah bug hunter adalah suatu profesi dalam memburu celah kerentanan yang terdapat pada situs web, perangkat lunak, perangkat mobile. Setelah berhasil menemukan umumnya bug hunter akan membuat skenario bagaimana kerentanan ditemukan, dampak kerentanan dan berbagai macam. Jika semua sudah siap maka segera dilaporkan kepada pihak perusahaan tersebut.

Hacker


Hacker = peretas. Jika diartikan lebih luas, peretas adalah suatu pekerjaan yang menganalisis, menerobos dan memodifikasi ke dalam jaringan internet. Istilah hacker awalnya didedikasikan untuk seseorang yang sudah berprofesional dalam bidang keamanan komputer dan jaringan internet serta mampu membuat program yang dirancang untuk meringankan pekerjaan tim lainnya.

Menerobos dan memodifikas bukan berarti merusaknya melainkan uji coba terhadap apa yang mereka buat dan mencegah jika terjadi sebuah serangan yang nantinya akan merugikan di sistem internal.

Namun istilah hacker dirusak oleh sekelompok orang yang menggunakan codename "The 414s". Tim ini melakukan aksi hacking pertamanya di Amerika dan membajak jaringan komputer milik Lab Nasional Los Alamos.

Lepas dari kejadian itu istilah hacker semakin marak digunakan untuk aksi kejahatan siber di dunia maya yang saat ini dapat merugikan banyak orang. Hacker juga sering dikaitkan dengan cracker yang umumnya pekerjaan cracker adalah benar-benar merusak dan orang yang tidak memiliki tanggung jawab.

Kesimpulannya adalah hacker merupakan profesi yang secara original bertujuan edukasi yang baik di kalangan IT Profesional, namun seiring perkembangan zaman istilah hacker semakin rusak disebabkan adanya aksi-aksi peretasan yang menyebutkan dirinya adalah seorang hacker profesional.

No comments for "Perbedaan Bug Hunter dan Hacker, Siapa yang Paling Berpengaruh ?"