Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Hukum Indonesia Melihatnya

Apa Itu Bitcoin dan Bagaimana Hukum Indonesia Melihatnya


Bitcoin adalah salah satu mata uang digital paling populer di dunia sejak kemunculan pertamanya di tahun 2009 koin digital ini dilirik para investor dari berbagai belahan dunia faktor utamanya adalah nilai harga jual yang sangat tinggi.

Bitcoin pertama kali diluncurkan oleh seorang anonim bernama Satoshi Nakamoto pada tahun 2009 yang pada saat itu bertujuan untuk memprotes ekonomi yang sedang anjlok di negaranya. 2009 belum ada yang mengenali bitcoin hingga pada tahun 2017 nama bitcoin mulai meroket dikarenakan nilai harga yang sangat fantastis dan menjadi raja mata uang digital mengalahkan harga emas.

Meroketnya nama bitcoin juga disebabkan dengan adanya serangan penyebaran virus Ransomware WannaCry yang telah menginfeksi ribuan komputer server dan parahnya serangan ini menyebar ke beberapa negara tak kecuali Indonesia.

Serangan siber Ransomware WannaCry secara tidak langsung membuat nama bitcoin menjadi lebih dikenal banyak orang karena pada saat itu siapapun yang terinfeksi virus ini mengharuskan menebus biaya yang sudah disepakati oleh hacker jika tidak ingin file pada komputer di hapus permanen.

Penebusan itu dilakukan bukan menggunakan uang tunai, emas ataupun pembayaran lainnya melainkan melalui e-wallet bitcoin. Dari kejadian inilah hampir seluruh dunia sudah melihat nama besar bitcoin dan perlahan memahami cara melakukan pembayaran melalui bitcoin.

Lalu sebenarnya apa itu bitcoin ? apakah bitcoin menjadi mata uang digital di masa depan ? Jika Anda belum mengetahuinya, Mari simak penjelasan di bawah ini.

Bitcoin: Alternatif Menabung Tanpa Bank Konvensional


Bitcoin memang menjadi salah satu mata uang digital yang perlu kita perhatikan dengan khusus tahun demi tahun nilai harga menjadi acuan mengapa cryptocurrency ini banyak digemari kaum millenial.

Banyak alasan mengapa masyarakat saat ini sedang mempelajari cara menabung bitcoin faktor yang paling mudah ditebak yaitu tanpa ada keterikatan bank atau negara. Pasti Anda membayangkan lalu dimana bitcoin itu tersimpan ? Bitcoin tersimpan di sistem yang bernama blockchain layaknya e-wallet atau dompet digital tak hanya itu blockchain juga dilengkapi dengan informasi pasar perdagangan, statistik dan grafik dari bitcoin itu sendiri.

Menarik bitcoin yaitu ketika kita ingin menabung tak perlu ke suatu tempat untuk menyetorkan sejumlah uang serta tanpa mengirimkan bukti-bukti identitas pribadi dan lebihnya lagi tidak ada aturan merepotkan layaknya menabung di bank konvensional.

Apakah bitcoin berbentuk uang / koin ? Jawabannya adalah bukan. Bitcoin layaknya seperti Gopay, OVO ataupun DANA yang dimana mereka mewajibkan mengisi saldo terlebih dahulu dan umumnya tidak bisa dijual. Berbeda dengan bitcoin ia bisa dijual belikan di pasar perdagangan namun ketika dijual ia memiliki nilai harga yang sangat fantastis lohhh.

Perbedaan menabung bitcoin dan emas adalah Bitcoin lebih cenderung menjadi pilihan kaum millenial dikarenakan memiliki harga yang fantastis dan bisa untuk jangka pendek atau jangka panjang sedangkan Emas menjadi pilihan menabung untuk seseorang yang ingin investasi jangka panjang. Ingat mereka berdua memiliki nilai harga yang tetap stabil.

Keistimewaan bitcoin salah satunya aman dari peretasan ketika menabung dan bebas kontrol oleh negara. Karakteristik ini disebut dengan desentralisasi siapapun tidak ada yang bisa mengendalikan suplai bitcoin mau itu lembaga, perusahaan ataupun kelompok.

Jika Anda menabung bitcoin maka bentukannya menjadi unit terkecil yang disebut satoshi. Unit terkecil itu dibagi menjadi seperatus juta yakni dengan bentuk (0,00000001) untuk dapat mengetahui harganya bisa Anda lihat statistik harga bitcoin saat ini.

Jika Anda ingin menabung namun dana belum mencukupi untuk membeli 1 Bitcoin(BTC) maka unit terkecil tersebut bisa menjadi pilihan berapakah yang ingin Anda tabungkan. Pilihan untuk Anda yang tidak memiliki uang banyak dan ingin menabung sebesar 0.002 BTC atau jika dirupiahkan ketika artikel ini ditulis yaitu Rp311.258,18.

Bitcoin: Menurut Hukum di Indonesia, Legal Atau Ilegal?

source by freepik.com

Banyak pertanyaan seputar keberadaan Bitcoin di Indonesia, Apakah Bitcoin Legal atau Ilegal?

Berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto. Pasal yang menjelaskan Legalitas Bitcoin sebagai berikut:

1. Permendag Nomor 99 Tahun 2018, Pasal 1 menjelaskan:
Aset Kripto ditetapkan sebagai Komoditi yang dapat dijadikan Subjek Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di Bursa Berjangka.

2. Permendag Nomor 99 Tahun 2018, Pasal 2 menjelaskan:
Pengaturan lebih lanjut mengenai penetapan Aset Kripto sebagai Komoditi yang dapat dijadikan Subjek Kontrak Berjangka yang diperdagangkan di Bursa Berjangka, pembinaan, pengawasan, dan pengembangannya ditetapkan oleh Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi.

Jawabannya adalah Bitcoin Legal di Indonesia.

Informasi lebih lanjut: http://jdih.kemendag.go.id/backendx/image/regulasi/27191241_PERMENDAG_NOMOR_99_TAHUN_2018.PDF

Bagaimana Menggunakan Bitcoin Dalam Transaksi?

source by freepik.com

Di Indonesia sampai saat ini belum ada kabar mengenai transaksi jual-beli menggunakan bitcoin khususnya pada situs e-commerce seperti Tokopedia, BukaLapak, Shopee ataupun Lazada disamping itu juga Bank Indonesia membuat pernyataan bahwa bitcoin dan mata uang digital lainnya bukan mata uang yang sah dalam bertransaksi.

Jangan khawatir, Anda masih bisa menggunakan bitcoin dalam transaksi jual-beli yaitu dengan cara withdraw terlebih dahulu bitcoin tersebut. Ketika Anda melakukan withdraw maka akan dikenakan fee dalam jumlah rendah.

Walau belum sepenuhnya bitcoin bisa digunakan dalam transaksi akan tetapi ia sangat cocok jika ditabung untuk jangka panjang dan digunakan jika Anda berada di masa sulit.

Namun ada beberapa situs terbesar yang sudah mendukung pembayaran melalui bitcoin diantara lain yaitu Amazon, Wordpress, Paypal, Namecheap, Overstock, Wikipedia dan Microsoft.

Anda mungkin menyukai postingan ini