Widget HTML Atas

Data Pengguna ShopBack dan RedDoorz Diduga Bocor, Begini Penjelasannya

Dua startup yang berasal dari Singapura yaitu ShopBack dan RedDoorz kali ini telah menjadi sasaran peretasan yang dilakukan oleh hacker. Kedua startup tersebut mengetahui adanya hak akses tidak sah untuk mengambil sejumlah data pengguna.

ShopBack dan RedDoorz saat ini sedang melakukan investigasi terkait bocornya data pengguna namun hingga kini belum terdapat kabar mengenai berapa jumlah data yang dipastikan berhasil dibobol. Sebagai antisipasi yang meluas, ShopBack dan RedDoorz sudah mengirimkan jutaan email kepada seluruh pelanggan setia di sejumlah negara termasuk di Indonesia.

Insiden pelanggaran hak akses yang dikabarkan bocor mencakup informasi sensitif seperti nama lengkap, no.hp, email, alamat, jenis kelamin dan detail pesanan pelanggan. ShopBack dan RedDoorz mengatakan pembobolan data pengguna tidak termasuk dengan password dan kartu kredit.

Setelah diketahui terdapat hak akses tidak sah kepada data pengguna, ShopBack dan RedDoorz menyerukan kepada pelanggan untuk segera mengganti password baru. Dalam hal ini mereka juga menyarankan untuk tidak menggunakan password yang mudah ditebak serta dikombinasikan dengan huruf besar, simbol ataupun nomor.


No comments for "Data Pengguna ShopBack dan RedDoorz Diduga Bocor, Begini Penjelasannya"