Perbedaan dari VueJS vs ReactJS vs Angular


Memilih teknologi pengembangan untuk aplikasi web memang harus disesuaikan dengan apa yang dikerjakan sebab saat ini ada beberapa pilihan untuk membantu kita dalam membangun sebuah aplikasi web yang diantara lain paling populer yaitu AngularJS, ReactJS dan VueJS. Kehadiran ketiga teknologi tersebut dalam pengembangan aplikasi web membawa opsi pilihan bagian manakah yang sekiranya cocok untuk digunakan dengan proyek yang akan dibuat karena masing-masing membawa kelebihan.

Sebelum membangun proyek web kustom ada baiknya Anda harus berdiskusi bersama tim untuk mencapai keputusan dalam memilih layanan teknologi JavaScript. Postingan ini sangat membantu Anda bagaimana teknologi JavaScript ini bekerja untuk Anda dan sesuaikan dengan ruang lingkup pekerjaan yang akan dibuat.

LocalHunter - akan memberitahu Anda beberapa informasi mengenai perbedaan dari ketiga teknologi pengembangan aplikasi web yang berdasarkan sejarah,parameter,persamaan ataupun kelebihan di dalamnya.

Tentang Sejarah

  • Angular, sebuah framework yang dikembangkan oleh Google pada tahun 2010. Kerangka kerja ini termasuk JavaScript TypeScript berbasis open source dan salah satu framework tertua daripada lainnya. Perlu diketahui, pada awalnya penamaan framework AngularJS sebutannnya yaitu Angular 2 akan tetapi Google memisahkan nama tersebut agar tidak membingungkan khususnya bagi pengembang dan keputusannya yaitu AngularJS untuk versi 1.x dan Angular untuk versi 2 dan keatasnya. Info terbaru saat ini Angular sudah mencapai versi 10 yang dirilis tanggal 24 Juni 2020.
  • ReactJS, library JavaScript yang dikembangkan oleh Facebook dan pembuat pertamanya ialah Jordan Walke yang dimana library ini juga mendukung dalam membangun user interfaces. ReactJS dirilis pada tanggal 29 Mei 2013 hingga sampai saat ini sudah mencapai versi stable 16.13.1 yang di update pada tanggal 19 Maret 2020.
  • VueJS, awal dirilis pada tahun 2014 oleh salah seorang pekerja Google bernama Evan You yang sebelumnya ia juga menggunakan AngularJS untuk menyelesaikan beberapa proyek di Google sampai ia berpikir untuk membuat VueJS untuk versi yang paling ringan daripada Angular. Saat ini VueJS mencapai versi 2.6.11 yang dirilis pada tanggal 14 Desember 2019.

Popularitas

Berikut total developers yang sudah mendownload dari NPM:

Credit by LocalHunter

Credit by LocalHunter

Dari statistik yang kita lihat bahwa ReactJS masih mengungguli daripada kedua kompetitornya yaitu AngularJS  dan Vue.js. Untuk meyakinkan bahwa popularitas ReactJS lebih banyak di seluruh dunia LocalHunter menggunakan rentang waktu dari 01/01/2017 - 06/08/2020 tampaknya ReactJS ditemani oleh Angular dan Vue.js dalam peningkatan sedangkan AngularJS mengalami penurunan.

Rankings

Credit by LocalHunter

Berdasarkan situs stateofjs.com, ReactJS dan Vue.js masih diperingkat atas yang selisih hanya dua skor. Pada rankings ini Angular justru mengalami penurunan penggunaan atau minat dari developers terbukti dari infografik yang diperlihatkan pada gambar diatas. Perlu diperhatikan bahwa rankings yang ditampilkan oleh stateofjs.com adalah sebuah gambaran dan mungkin saja bisa berubah terlebih lagi data tersebut belum di update di tahun 2020.

Komponen Web Development

Angular

Angular memiliki Angular-language-service akan memberi editor kode untuk dapat menyelesaikan permasalahan, petunjuk ataupun navigasi yang ada pada templates Angular. Di Angular juga terdapat directives yang artinya templates yang menggunakan bahasa HTML dapat digabungkan dan setiap markup tersebut bisa dimodifikasi dan akan dirender sebelum ditampilkan.

Perusahaan yang sudah menggunakan Angular diantara lain yaitu: Microsoft, Google, Forbes, Wix, Apple, Adobe, Udemy, Youtube, etc.

ReactJS

Jika Anda pecinta JavaScript mungkin akan tertarik kepada ReactJS sebab ia menggabungkan juga dengan UI. React juga memiliki sintaks JSX dan itu tinggal Anda sesuaikan dengan proyek yang dikerjakan walaupun tidak harus menggunakannnya.

Perusahaan yang sudah menggunakan ReactJS diantara lain yaitu: Facebook, Uber, Instagram, Dropbox, Yahoo, Netflix, Airbnb, Tesla, Reddit, Paypal, Walmart, Microsoft, etc.

VueJS

Vue lebih mengadaptasikan ke sebuah client-side-application. Vue menggunakan SSR (Server-Side-Rendering) yang artinya dapat memanipulasi DOM dan hasilnya akan ditampilkan di browser. Dikarenakan menggunakan SSR browser seperti Chrome, Bing dan sejenisnya akan meng-crawler keseluruhan sebuah web yang sudah dirender secara maksimal.

Perusahaan yang sudah menggunakan Vue.js diantara lain yaitu: Alibaba, Baidu, Adobe, Behance, Laravel, Xiaomi, Gitlab, etc.

Kelebihan Angular

  • Dokumentasi lengkap dan detail.
  • Terdapat fitur library npm berbasis CLI
  • Terdapat fitur keamanan bawaan untuk mencegah serangan seperti Template Injection, XSS, CSRF.
  • Menggunakan model based arsitektur MVC 
  • Terdapat Dependency Injection memudahkan uji testing aplikasi secara efisien dan cepat.
  • Terdapat fitur bernama Pipes ia akan mengubah untuk string, mata uang ataupun tanggal.
  • Terdapat two-way binding yang artinya akan lebih menetapkan elemen properti dan juga mengubah element event. 

Kelebihan ReactJS

  • Dokumentasi lengkap
  • Terdapat JSX sebuah ekstensi untuk JavaScript yang memudahkan developers menampilkan output UI di browser.
  • React dapat diaplikasikan untuk web apapun dengan sentuhan yang terfokus pada JQuery dan Backbone.
  • Tersedia DOM Manipulations Plugin
  • Tersedia React create-app generator
  • Menggunakan model based Virtual DOM
  • React juga sudah mendukung SVG dan attribut DOM

Kelebihan VueJS

  • Dokumentasi mendetail
  • HTML sebagai sintaks templatenya.
  • Ringan, cepat dan sangat mudah untuk dipelajari daripada framework lainnya.
  • Menggunakan one-way data flow mudah dan cepat dalam pengerjaan membuat aplikasi.
  • Performa runtime Vue jauh lebih baik daripada AngularJS
  • Menggunakan model based Virtual DOM.
  • Sama seperti halnya dengan Angular, Vue juga memiliki fitur keamanan yaitu otomatis melakukan escaped terhadap serangan XSS, HTML Injection dan sejenisnya.

Kesimpulan

ReactJS dan VueJS menggunakan model based Virtual DOM yang dimana performa kinerja dan struktur seluruhnya sangat baik dalam hal apapun sedangkan Angular ia unggul dalam kompetisi nama besar karena ia dikembangkan langsung oleh Google terlebih lagi Angular merupakan framework paling tertua dan beberapa fitur miliknya juga memiliki kesamaan terutama dengan VueJS.

Di Angular terdapat two-way data binding yang bisa menyulitkan karena sintaksnya sangat kompleks serta performa lambat dikarenakan ketika ada perubahan maka akan dievaluasi ulang dan untuk ReactJS ia menggunakan one-way data binding serta VueJS saling melengkapi yang artinya ia menggunakan keduanya.

Tak hanya React Native yang bekerja dengan baik di iOS, VueJS juga ingin mendapatkan performa yang baik di iOS dan Android oleh karena itu tim VueJS melakukan kolaborasi dengan Weex salah satu framework UI yang dikembangkan oleh Alibaba Group.

No comments for "Perbedaan dari VueJS vs ReactJS vs Angular"