Pengertian Tentang Reverse Engineering


Simpelnya, Reverse Engineering adalah proses analisis teknologi melalui struktur, fungsi, dan cara kerja dari suatu perangkat ataupun objek. Jika diluaskan Reverse Engineering sendiri memahami alur proses suatu aplikasi yang digunakan untuk melihat sebagian atau seluruh source code yang bisa dimanfaatkan. Dari sisi berbahaya penggunaan reverse engineering diantara lain yaitu:

  • Mencari sebuah kerentanan untuk dapat diexploitasi
  • Mencari data sensitif (ex: credit card, passport, account)
  • Menanamkan backdoor, keylogger, malware atau ransomware.
  • etc.
Reverse Engineering sering digunakan untuk keperluan Pentest atau Capture The Flag keduanya membahas tentang cybersecurity dalam hal ini banyak mengarah kepada suatu aplikasi. Bug hunter sendiri juga sering menggunakan reverse engineering untuk mengikuti program bug bounty yang banyak dibuka oleh perusahaan ternama dunia, siapapun yang menemukan kerentanan di aplikasi milik mereka akan mendapatkan reward dengan ketentuan yang disediakan.

Jika Anda tertarik dengan reverse engineering sebaiknya segera memulai untuk belajar pemrograman assembly. Banyak sekali referensi belajar untuk membuat aplikasi sederhana di Google, sebab jika Anda melakukan teknik reverse engineering tanpa memiliki ilmu mengenai pemrograman mungkin rasanya sulit karena setiap apapun yang mengenai bidang cybersecurity setidaknya memahami dasar-dasar pemrograman.

Dikarenakan aplikasi bersifat tertutup yang artinya para development tidak menampilkan source code yang dibuatnya oleh karena itu teknik reverse engineering sering digunakan untuk mengetahui, memahami dan mempelajari alur proses kerja dari aplikasi tersebut.

Reference

No comments for "Pengertian Tentang Reverse Engineering"